News

Tim Gabungan Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Taput

24
×

Tim Gabungan Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Taput

Sebarkan artikel ini

Medan – Tim gabungan bersama masyarakat bergotong royong membersihkan material sisa banjir bandang yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Bonggas Feddy Pasaribu mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Minggu (29/12) melanda Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Siatas Barita.

“Saat ini kami bersama pihak terkait lainnya sedang melakukan pembersihan material dari sisa banjir bandang yang terjadi semalam,” ujar Bonggas Freddy Pasaribu saat dihubungi di Medan, Senin.

Baca Juga :  Sepekan Rampcheck, 20 Sopir Positif Narkoba

Dia menjelaskan tim gabungan yang terdiri atas BPBD, PUTR, Damkar, aparat desa, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan pembersihan ratusan bangunan yang terdampak banjir bandang tersebut.

Dalam proses itu, lanjut dia, tim gabungan dilengkapi dengan sejumlah peralatan yang dibutuhkan seperti ekskavator, mobil pemadam kebakaran, dan berbagai alat berat lainnya.

“Sebagian rumah masih tergenang air dari sisa banjir bandang tersebut dan sebagian rumah sudah surut yang menyisakan lumpur serta material lainnya,” kata dia.

Baca Juga :  Sejak 2022, Wong Chun Sen Sisihkan Gaji Bantu Anak Penderita Stunting di Medan

Saat ini, menurut dia, wilayah tersebut masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan proses pembersihan material sisa banjir bandang memerlukan waktu yang cukup lama.

Selain itu, pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait juga telah melakukan berbagai upaya lainnya seperti mendirikan tenda pengungsian dan mendirikan dapur umum bagi masyarakat yang terdampak.

“Kondisi saat ini masih terjadi hujan lebat dan sebagai upaya pencegahan terjadinya korban jiwa sementara waktu masyarakat mengungsi di rumah ibadah dan tempat yang lebih aman lainnya. Kami juga telah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum,” ujar dia.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumut Cekcok dengan Pramugari Akhirnya Diturunkan dari Pesawat

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya terus melakukan berbagai upaya serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi banjir bandang susulan.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar lokasi rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan dini.

“Tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang itu, tetapi satu orang luka ringan akibat terpeleset,” ujarnya dikutip dari Antara. (red/ant)