JAKARTA BUANAPOS – Kurang dari sepekan jelang hari pemungutan suara Pilkada 2024, pasangan calon (paslon) terus merekrut para saksi pemilu. Jumlah saksi dikejar hingga memenuhi target dua saksi per tempat pemungutan suara (TPS).
Hal tersebut pun turut dilakukan paslon nomor urut 3 Ptamono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta.
Pramono Anung telah menyiapkan dua saksi yang disebarnya ke setiap TPS.
Diketahui, dalam gelaran Pilkada Jakarta 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta telah menetapkan jumlah TPS sebanyak 14.835.
Adapun dari 14 ribu lebih itu tersebar di 44 kecamatan dengan 267 kelurahan se-Jakarta. Sedangkan untuk total pemilihnya mencapai 8.214.007.
“Saksi pertama bertugas memfoto hasil pleno formulir C1 dan saksi kedua menjaga serta melaporkan kepada tim kami,” ujar Pramono, Rabu (20/11/2024).
Formulir C1 merupakan hasil dan rincian penghitungan perolehan suara di TPS.
Informasi di dalam formulir itu di antaranya jumlah suara sah, suara tidak sah, serta perolehan suara untuk masing-masing pasangan calon di pilkada.
Petugas yang berhak mengisi formulir C1 hanyalah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di setiap TPS.
Nantinya saksi yang dihadirkan oleh setiap pasangan calon hanya diperkenannya untuk memfoto dan memantaunya, sebagai bukti transparansi hasil pemungutan suara.
“Kami sudah hitung, ada lebih dari 14.800 TPS. Di setiap TPS kami punya dua saksi,” ujar Pramono.
Apabila paslon dengan slogan “Jakarta Menyala” itu menyiapkan dua saksi di TPS, jika dikalikan dengan jumlah TPS di Jakarta yang mencapai 14.835, artinya ada sekitar 29.670 saksi yang harus dipersiapkan Pramono dalam menjaga proses pemungutan suara di Jakarta.
(Buan1)






