News

Menelusuri Makam Keramat di Desa Teluk Meku, Jejak Awal Peradaban Perkampungan Tokoh Agama Yang Dikenal Syekh Abdul Hamid

34
×

Menelusuri Makam Keramat di Desa Teluk Meku, Jejak Awal Peradaban Perkampungan Tokoh Agama Yang Dikenal Syekh Abdul Hamid

Sebarkan artikel ini

Oleh : Rudi Dalimunthe

Terkenal dengan lokasi Keramat di Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, lokasi pemakaman tua itu diketahui oleh warga sekitar bahwa perkuburan keramat adalah bekas lokasi perkampungan yang ada di Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan puluhan tahun silam.

Lokasi kuburan tua “Keramat” yang diketahui oleh warga sekitar bertempat di wilayah Paluh Tiram, tempat perkampungan dan ditelusuri penulis.

Itu adalah tempatnya tinggal kampung tokoh agama yang dikenal bernama Syeh Abdul Hamid oleh warga sekitar.

Menurut Jumaris, konon Paluh Tiram itu dijadikan tempat perkampungan warga Desa Teluk Meku dengan menanam Padi dan sayur sayuran.

Baca Juga :  APBN Sumut Catat Pertumbuhan Penerimaan dan Belanja Negara di Semester I Tahun 2024

“Jaman dulu Paluh Tiram adalah tempat perkampungan warga Desa Teluk Meku, yang membuka perkampungan itu dulu adalah orang yang berasal dari Desa Perlis, termasuk areal Paluh Punggur. Namun begitu adanya wabah hama menyerang taman padi milik warga, mereka berangsur -angsur meninggalkan Paluh Tiram,” cerita Jumaris mengenai keadaan lokasi Keramat melalui WhatsApp.

Makam keramat yang satu satunya yang terpencil yang terletak di lokasi perkebunan sawit milik shooroom yang seluas sekitar 300 hektar itu berada di Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat lanjut, tempatnya persis di belakang perkampungan Desa Teluk Meku wilayah Dusun 6 Turing.

Baca Juga :  Menelusuri Makam Keramat Berlanjut ke Nipah Larangan Yang Terkenal Paling Angker di Desa Teluk Meku

Dikisahkannya, Paluh Punggur itu juga dulu perkampungan mereka, melalui melalui Paluh Tiram

Kalau menurut cerita dari orang orang tua kami dulu, sebelum dibuka jadi perkampungan, di Desa Teluk Meku ini ada 2 keramat, namanya Nipah larangan dan Kuwala Sungai Lepan.

Di lokasi pemakaman tua terlihat pohon-pohon besar dan di pertengahan perkebunan sawit , siulan burung yang merdu, cuaca yang cerah di siang hari saat penulis menelusuri pemakaman tua di Desa Teluk Meku.

Baca Juga :  Camat Sosa Julu Dampingi Kadis Sosial Padang Lawas Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran

Terlihat di perkuburan tua hanya terdapat satu kuburan, di kelilingi batu – batuan kecil dan se onggok batu besar dan terdapat tanaman pohon jeruk purut dan kain -kain putih yang telah usang menyelimuti perkuburan tersebut pada nisan menjadi pertanda adanya makam yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. (BERSAMBUNG )