MEDAN – Masjid Al-Ikhlas di Jalan Umar no 71, Kelurahan Gelugur Darat 1, Kecamatan Medan Timur, melaksanakan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026). Sebanyak 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar.
Sebagai penanggung jawab penyembelihan hewan Qurban ketua BKM Mesjid Al – Ikhlas Drs. Amiruddin Sirait.
Ketua Panitia Qurban Masjid Al-Ikhlas, Ustadz Ir. Aswin Arsyad, didampingi kordinator pelaksana Dody Prabhu dhi,SE juga bendahara H. Suyetno Ilyas.
Ketua BKM Mesjid Al -Ikhlas, Drs. Amiruddin Sirait mengatakan jumlah hewan qurban tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.
“Alhamdulillah tahun ini ada 21 hewan qurban dari jamaah dan warga yang menitipkan. Hewan qurban tahun ini 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Dagingnya kita distribusikan ke 700 lebih kepala keluarga di sekitar Masjid Al-Ikhlas, termasuk kaum dhuafa, anak yatim, dan warga non-muslim yang tinggal di lingkungan sini,” ujarnya di lokasi.
Kegiatan pemotongan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan ini melibatkan 40 panitia dan relawan. Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam.
Proses penyembelihan hewan qurban ini berada di areal mesjid dan ramai dihadiri masyarakat dengan antusias.
Pemotongan dilakukan di area khusus yang sudah disiapkan panitia dengan alas terpal dan saluran pembuangan limbah. Hal ini untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah pencemaran.
Distribusi Tepat Sasaran
Daging qurban dibungkus per paket 1 kg dan didistribusikan menggunakan kupon yang sudah dibagikan sehari sebelumnya. Panitia juga mengantar langsung ke rumah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Salah seorang penerima, Nuraini (67), warga Jalan Umar, mengaku bersyukur.
“Setiap tahun dapat daging qurban dari Masjid Al-Ikhlas. Bermanfaat sekali untuk lauk lebaran keluarga,” katanya sambil menerima bungkusan daging.
Diakhir keterangannya, ketua BKM Mesjid Al-Ikhlas, Drs. Amiruddin Sirait mengatakan bahwa mereka telah membangun wadah permanen untuk pembuangan limbah qurban setiap tahunnya.
“Kita telah mempersiapkan dan membangun wadah pembuangan limbah pemotongan hewan qurban di lingkungan mesjid ini agar tidak berserak dan kotor sehingga mempersulit panitia,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan gotong royong membersihkan area pemotongan. Panitia memastikan seluruh sisa limbah organik telah dikumpulkan dan dibuang pada tempat yang telah ditentukan. (*)






